Gaya hidup dan pengetahuan

8 Perilaku yang Bisa Membuat Hubungan Renggang

8 Perilaku yang Bisa Membuat Hubungan Renggang

Kebiasaan ingin memperlakukan pasangan dengan spesial setiap saat bisa jadi kita melupakan hal kecil yang bisa merusak hubungan tersebut.

Ada baiknya sebuah hubungan terus berkomunikasi dan memastikan segala hal berjalan dengan baik.

Berikut 8 hal yang membuat hubungan dengan pasangan tidak harmonis.

1. Ponsel jadi prioritas

Saat ini kita hidup di mana ponsel selalu menjadi "teman", baik di dalam maupun luar rumah. Alhasil, memeriksa ponsel adalah salah satu kebiasaan yang sulit dihindari. 

Tapi, hal itu bukan sesuatu yang baik, dan bisa berisiko bagi hubungan.

Menurut psikiater Carole Lieberman, kebiasaan tersebut seringkali membuat hubungan rusak.

Solusinya, lanjut Lieberman, adalah mematikan telepon ketika makan malam, berhubungan intim, atau melakukan hal lain di mana pasangan mengharapkan perhatian penuh.

2. Cemburu berlebihan

Menurut pakar konseling Michele Kerulis, kecemburuan dalam hubungan biasanya muncul karena takut ditinggalkan dan tidak merasa dirinya cukup baik.

"Kecemburuan bisa bersumber dari perasaan tidak aman, kurang percaya, takut dikhianati, rendahnya kepercayaan diri hingga pengalaman hidup," ujar Kerulis.

Untuk menghadapi situasi ini, dia menyarankan untuk berbicara dengan pasangan tentang perasaan dan kekhawatiran dialami.

"Luangkan waktu untuk berbicara dengan pasangan tentang situasi tertentu yang membuat kamu merasa cemburu dan jelaskan apa alasannya," saran Kerulis.

"Jika kamu melihat pola perasaan cemburu terus-menerus, apakah itu dalam hubungan romantis, pertemanan, atau dengan anggota keluarga, maka kamu bisa berbicara dengan pakar konseling untuk memahami perasaan lebih dalam."

3. Mengomel dan mengeluh

Pasangan yang suka mengomel dapat dengan cepat menciptakan ketegangan dan perpecahan.

"Saya menyarankan berlatih untuk menjaga kata-kata, memprioritaskan dan mempertimbangkan pendekatan," kata pakar hubungan Melanie Ross Mills.

Daripada marah-marah, menurut Mills, lebih baik untuk menunggu sampai waktu yang tepat untuk membahas apa yang mengganggu.

"Bersabarlah jika dia tidak siap ketika membahas masalah ini. Minta mereka untuk memberi tahu kapan waktu yang tepat," katanya.

4. Tidak menghargai pasangan

Sulit untuk menghargai hal-hal kecil dalam diri pasangan bisa menjadi petaka bagi hubungan.

Oleh karena itu, menurut Mills, menghargai adalah disiplin kehidupan yang baik untuk dikembangkan.

Dia menyarankan untuk menghargai setiap usaha yang pasangan lakukan, sekali pun itu adalah hal kecil.

5. Kurang komunikasi

Komunikasi adalah bagian penting dari sebuah hubungan. Tidak adanya dialog terbuka atau sistem komunikasi yang efektif dapat menyebabkan perasaan dendam, kesalahpahaman, sakit hati, dan perasaan tidak dihargai.

"Daripada membiarkan pelanggaran kecil memburuk, buka pembicaraan di waktu yang tepat," ujar Mills.

“Jangan biarkan terlalu banyak waktu berlalu yang dapat menyebabkan kamu memendam perasaan sebenarnya. Bagikan dengan pasangan tentang apa yang terjadi dengan kamu setiap hari."

6. Kehilangan kontrol terhadap diri sendiri

Seringkali orang yang dalam hubungan kehilangan kontrol atas diri sendiri, untuk terus tumbuh, belajar dan berkembang.

"Jangan lupa untuk memiliki hidupmu sendiri. Luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang kamu sukai, daripada menunggu pasangan tertarik pada minat yang sama." katanya.

"Percaya atau tidak, ini sebenarnya membuat kamu lebih menarik. Kamu berkontribusi pada dinamika hubungan karena memiliki minat, menarik dan percaya diri."

7. Bertengkar dengan pasangan melalui pesan teks

Bertengkar bukan lah hal yang diinginkan dalam hubungan, entah saat dekat atau jauh dengan pasangan.

"Pasangan yang berada dalam hubungan jarak jauh atau pasangan yang tidak berada di lingkungan yang sama dengan pasangan mereka kemungkinan besar akan terlibat dalam cekcok via teks," kata psikiater Gabriella I. Farkas

"Bertengkar via teks adalah salah satu kebiasaan buruk, di mana pada akhirnya dapat mengarah ke hubungan lebih rumit."

Hal itu merupakan cara komunikasi terburuk untuk menyampaikan perasaan. Bisa jadi, menurut Farkas, kamu terus-menerus mengirimkan pesan yang sebenarnya menyakiti perasaan pasangan. 

"Daripada berkelahi melalui teks di mana tidak ada cara untuk menekankan atau menyampaikan emosi dengan benar, penting untuk duduk dan menunggu sampai ada kesempatan untuk melakukan percakapan tatap muka."

8. Tidak mau mencoba hal baru

Hal baru dalam hubungan bisa menjadi sesuatu yang berbeda. Karena itu, tak ada salahnya melakukan hal-hal yang bisa membuat hubungan lebih menarik dan tak bosan.
Bagikan:

0 komentar:

Posting Komentar