Gaya hidup dan pengetahuan

Tips Mengatur Keuangan pada Keperluan Mendadak

Tips Mengatur Keuangan pada Keperluan Mendadak

Kehidupan penuh dengan teka-teki ada banyak hal yang tidak dapat Anda tebak pada esok hari. Ada banyak kemungkinan yang dapat terjadi. Bisa jadi ada memiliki keberuntungan atau bahkan keburukan yang dapat menimpa diri Anda.

Jika dalam keadaan jatuh sakit tentu Anda memerlukan dana untuk dapat berobat. Jika properti atau alat transportasi Anda mendadak rusak, Anda juga perlu dana untuk segera memperbaikinya.

Ada banyak sekali kemungkinan pengeluaran dana yang mungkin saja di perlukan.Cara terbaik untuk bersiap menghadapi yang terburuk adalah dengan memiliki dana darurat, idealnya bahkan lebih dari satu.

Jadi, ketika terjadi peristiwa yang tidak di antisipasi datang ke kehidupan Anda, setidaknya Anda siap secara finansial.

Berikut adalah cara untuk mulai menyisihkan untuk dana darurat.

1. Catat Pengeluaran

Catat pengeluaran Anda seperti biaya rumah, makanan, perlengkapan mandi, asuransi, pembayaran utang/pinjaman, transportasi, dan pengeluaran pribadi. Perhatikan berapa banyak uang yang Anda habiskan setiap bulan untuk kebutuhan, hiburan, dan lain-lain.

Idealnya menghabiskan 50 persen dari gaji Anda untuk kebutuhan, 30 persen untuk hiburan seperti makan di luar atau pergi untuk melihat pertunjukan, dan 20 persen untuk menabung.

Hal tersebut dikenal sebagai aturan 50/20/30. Namun, jika Anda bisa memulai untuk mengalokasikan lebih banyak, dan mendisiplinkan diri Anda untuk mengurangi jatah hiburan dan pengeluaran sembrono lainnya, Anda bisa dengan cepat mengumpulkan dana ini.

2. Simpan Pembayaran yang Berjumlah Besar

Menyimpan bonus atau uang sisa pajak adalah cara tercepat untuk membangun dana darurat dari awal. Memang sulit, karena hidup ini penuh dengan godaan dengan hal-hal yang menyenangkan untuk dimiliki, padahal kita belum tentu perlu dengan hal itu.

Mendisiplinkan diri untuk menghemat pembayaran besar jika Anda membuat dana darurat dari awal akan mempercepat proses secara eksponensial. Anda dapat mulai mengalokasikan 20 persen dari gaji Anda.

3. Lakukan Debet Otomatis

Lihatlah anggaran Anda setiap bulan, tentukan jumlah yang dapat Anda sisihkan untuk dana darurat Anda. Meskipun tidak semua orang dapat mengalokasikan 20 persen, walaupun sebenarnya Anda bisa.

Setelah Anda memutuskan jumlah yang dapat Anda sisihkan ke rekening tabungan Anda, lakukan pembayaran otomatis (debet otomatis) sehingga Anda tidak perlu memikirkannya. Jangan biarkan diri Anda tergoda untuk menggunakannya untuk hal-hal lain.

4. Diversifikasi

Jika Anda ingin mengelola dana Anda, cobalah untuk memiliki investasi yang beragam.  Semakin banyak tempat untuk menyimpan/investasi, semakin kecil ketergantungan Anda terhadap satu sumber pendapatan saja.

5. Dapatkan Dukungan

Jika Anda benar-benar berjuang untuk mengelola keuangan Anda, dapatkan bantuan dari orang terdekat. Unduh aplikasi keuangan pribadi untuk membantu melukiskan pengeluaran Anda. Jika Anda memiliki teman yang seorang akuntan atau ahli dalam bidang keuangan, mintalah bantuan mereka, atau sewa penasihat profesional jika Anda benar-benar kesulitan.
Bagikan: